Pengaruh Air Hujan Terhadap pH Air

Pengaruh Air Hujan Terhadap pH Air – PH merupakan derajat keasaman yang digunkan untuk mengetahui nilai keasaman atau kebasaan yang dimilikim oleh suatu cairan. Diindonesia hanya memiliki  dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Karena air hujan mengandung gas carbon monoksida akibat polusi udara,jadi air hujan memiliki sifat asam. Karena  ikan memiliki kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan keasaman yang bervariasi.

pengaruh-air-hujan-terhadap-ph-air

Menjadikan  beberapa jenis ikan yang memiliki rentang ketahanan terhadap air kolam yang memiliki keasaman tertentu,sehingga apabila terjadi perubahan keasaman pada air kolam secara mendadak dapat menyebabakan kematian pada ikan tersebut.  Biasanya perubahan keasaman pada kolam disebabkan oleh hujan yang turun secara tiba-tiba.

Ikan-ikan budidaya yang rentang terhadap keasaman yang muncul akibat air hujan  yaitu ikan mas,ikan nila,ikan bawal,dan ikan lele akan mengalami kematian terutama pada saat mereka masih kecil.

Maka para peternak ikan perlu waspada karena apabila air kolam kemasukan air hujan maka pH dalam kolam  dapat  menurun. Semua itu dapat menyebabakan ikan dalam kolam  mengeluarkan lendir secara berlebihan bahkan sampai mati. Sehingga kita perlu menutupi kolam dengan plastik UV jika hujan mulai turun untuk mencegah penuruna pH pada air kolam.

Namun jika tidak ingin repot-repot menutupi dengan plastik UV  jika hujan turun maka anda hanya perlu membuat drainase overflow. Jika sudah terlanjur tercampur dengan air hujan maka dapat diatasi dengan menaburkan kapur pada kolam agar pHnya dapat netral,disarankan untuk memakai kapur dolomoit namun dengan perbandingan yang tepat karena bila berlebihan  maka akan mengakibatkan turunnya nafsu makan pada ikan.

Ciri-ciri kolam yang telah tercampur dengan air hujan :

  1. Terdapat busa pada permukaan kolam.
  2. Bau  tak sedap yang keluar dari kolam.
  3. Ikan yang tidak bergerak.
  4. Banyaknya lumut pada kolam.

Berikut cara-cara menaikan pH air kolam :

  1. Menggunakan garam dapur atau garam khusus yang dijual di toko akuarium.Namun disarankan untuk menggunakan garam ikan karena kandungan NaClnya yang  masih murni dan dapat mempertahankankeasaman pada air kolam dengan cara mengikat zat-zat asam yang masuk bersama air hujan.
  2. Menggunakan pelepah daun pisang yang dipotong kecil-kecil,lalu dimasukan kedalam kolam ikan tersebut.
  3. Pemakaian pH Up.
  4. Menggunakan sodium bikarbonat dengan pemakaian yang tidak berlebihan.

Pemeberian garam pada kolam yang berisi larva ikan dengan kedalaman 20 cm dan ukuran 2 x 1 dapat kita berikansatu genggam garam untuk menjaga keasaman kolam saat air hujan turun. Karena jumlah pH sangat mempengruhi perkembangan ikan maka pengecekan  haruslah dilakukan dengan menggunakan pH meter secara rutin.

Namun anda tidak perlu bingung untuk mendapatkan pH meter tersebut karena ditoko alat ukur sudah banyak yang menjual pH meter. Di CV Java Multi Mandiri juga menyediakan berbagai macam alat ukur termasuk pH meter.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s