Pengaruh pH Terhadap Biota Air

Pengaruh pH Terhadap Biota Air –  PH merupakan derajat keasaman yang dimiliki oleh suatu larutan sehingga sering digunakan sebagai petujuk untuk menyatakan kualitas air tersebut. PH yang  baik untuk  kehidupan organisme akuatik pada umumnya memiliki pH sekitar 7 sampai 8,5. Jika air memiliki  sifat asam berarti air tersebut memiliki pH kurang dari 7 namun jika air memiliki sifat basa berarti air tersebut memiliki pH lebih dari 7.

halo-hi2202-02-edge-blu-phmetro-con-conexion-bluetooth

Pada umumnya perairan alami memiliki pH sekitar 6 sampai 9. Sebagian besar dari biota air menyukai pH sekitar 7 sampai 8,5 karena biota air sensitif terhadap perubahan pH.  Fitoplankton dapat mendominasi suatu tempat sesuai dengan nilai pH  yang ada pada tempat tersebut.

Metabolisme dan respirasi pada perairan dapat terjadi karena pH dalam air yang tidak normal sehingga dapat membahayakan  keberlangsungan hidup organisme. Selain itu pH yang rendah dapat membahayakan keberlangsungan hidup biota air karena adanya mobilitas senyawa logam berat yang bersifat toksik yang tinggi.

PH yang tinggi juga mengakibatan keseimbangan antara ammoniak dan ammonium  dalam air  dapat terganggu, karena ammoniak memiliki sifat toksik. Sehingga dapat mengganggu biota air apabila pH naik diatas jumlah normal dapat  meningkatkan konsentrasi ammoniak.

Batas toleransi bagi biota air terhadap pH tergantung pada suhu,kandungan garam-garam ionik dalam perairan dan oksigen terlarut. Oksigan terlarut merupakan komponen yang sangat penting bagi biota laut karena dibutuhkan dalam proses respirasi.

Apabila air bersifat asam ( pH kurang dari 7) maupun  bersifat basa ( pH lebih dari 7), maka dapat kita atasi dengan cara berikut :

1.Cara menaikkan pH air :

  • Pemakaian pelepah daun pisang yang dipotong kecil-kecil,lalu  dilemparkan kedalam air yang akan kita naikkan pHnya.
  • Menggunakan pH Up.
  • Menggunakan sodium karbonat dengan takaran yang tepat.

2. Cara menurunkan pH air :

  • Memakai daun  ketapang. Sebelum memakai daun ketapang dalam menurunkan pH maka kita perlu merebus terlebih dahulu daun ketapangnya agar zat taninnya dapat hilang.  Karena apabila tidak direbus maka pada proses fermentasi warna air dapat berubah menjadi kuning karena pengaruh dari zat tanin tersebut.
  • Pemakaian pH down.
  • Menggunakan kayu dan asam fosfat dalam jumlah yang pas.

Itulah pembahasan mengenai pengaruh pH terhadap biota air. Karena jumlah pH dalam air sangat penting maka kita perlu mengukurnya secara berkala dengan menggunakan   pH meter. Selain lebih mudah dalam pengukuran kini juga banyak toko alat ukur yang menjual pH meter. Di CV Java Multi Mandiri juga menyediakan pH meter dengan berbagai warna,ukuran dan bentuk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s