Automatic Weather Stations (AWS)

Automatic Weather Stations (AWS) – AWS merupakan stasiun yang memiliki kemampuan untuk melakukan pengamatan dan pengiriman atau mencatat hasil dari pengamatan parameter cuaca secara otomatis, secara langsung membuat kode-kode yang telah dikonversi.

Automatic Weather Stations (AWS)
AWS memiliki bagian yang sangat penting, yaitu microcontroller atau microprocessor, yairu bagian yang dapat berfungsi sebagai pengedali kerja AWS. Maka dari itu, alat pengukur cuaca ini sangat dibutuhkan bagi BMKG untuk meninjau cuaca. Untuk mengetahui tentang AWS, dapat anda buka website alat ukur indonesia.

Microprocessor pada AWS memiliki kemampuan untuk melakukan kerja sebagai berikut :
– Pengontrol hubungan dengan peralatan luar.
– Pengatur fungsi waktu.
– Mamapu memproses pengiriman data.
– Mampu memproses data yang dikirim dari sensor tersebut.

Berdasarkan penggunaannya AWS dapat dibedakan menjadi :

1. Real-time AWS,

yaitu stasiun yang mampu menghasilkan data meteorologi, AWS tipe ini mampu digunakan untuk pengamatan sinoptic, memonitor keadaan bahaya misalnya banjir, badai, air pasang.

2. Off line AWS,

yaitu stasiun yang mampu melakukan penyimpanan data baik didalam maupun diluar peralatan tersebut. Pengamat harus penyimpanan data dan mengolah data. Stasiun tipe ini merupakan stasiun klimatologi dan untuk melakukan surve.

Secara hardware, komponen AWS dibagi menjadi beberapa bagian utama yaitu :

1.Sensor AWS

yaitu sebuah komponen yang dapat digunakan untuk melakukan pengamatan cuaca, biasanya dipasang pada tower meteorologi dan terhubung dengan CPS (Central Processing System) dengan fiber optic, sheilded cable, maupun radio link.

2.Central Processing System (CPS)

CPS adalah sebuak komponen yang berfungsi sebagai pengumpul data dan mengkonversikannya kedalam komputer, didalam CPS terdapat komponen yang bernama microprocessor yang mampu melakukan pengaturan pengolahan data dari sensor, penyimpanan data, serta mentransmisikan data.

3.Peralatan pelengkap

Pada bagian ini adalah penunjang kerja pada AWS, misalnya: Stabilizer Power Supply,  UPS, seven segment display, komputer, printer dan lain sebagainya.

Sensor pada AWS
Sensor yang digunakan pada AWS tidaklah jauh berbeda dengan sensor yang biasa digunakan oleh peralatan kovensional, tetapi sensor yang digunakan AWS memiliki keluaran sinyal elektronik yang berupa digital maupun analog.

Sensor yang digunakan dalam AWS yaitu :

a.Analog sensor.
Yaitu sensor keluaran sensor analog yang berupa arus, tegangan, resistansi dan kapasitansi.

b.Digital sensor.
Yaitu keluaran sensor yang berupa frekuensi atau pulsa.

c.Inteligent sensor.
Pada sensor ini terdapat microprocessor dan keluarannya berbentuk digital, keluarannya melalui paralel maupun serial port.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s