Cara Menjaga Perhiasan Perak

Cara Menjaga Perhiasan Perak – Perak menjadi salah satu logam mulia yang banyak dijadikan sebagai perhiasan. Meskipun tidak semenarik emas, namun perak dapat menjadi salah satu alternatif untuk perhiasan Anda.

Cara Menjaga Perhiasan Perak

Selain harganya yang lebih murah dibandingkan emas, perak juga lebih mudah dibentuk menjadi perhiasan. Perhiasan seperti cincin, kalung, gelang maupun bros yang terbuat dari perak juga tidak kalah dengan perhiasan yang terbuat dari emas.

Bagi sebagian orang justru ada yang merasa lebih cocok memakai perhiasan perak dibandingkan emas. Namun patut diperhatikan bahwa perawatan perhiasan perak juga harus rutin karena perak merupakan logam yang tidak terlalu keras.

Tingkat kekerasan logam perak hanya berkisar antara 2,5 – 3 skala mohs bila diukur menggunakan hardness tester / alat pengukur kekerasan. Itu artinya perak masih kalah keras dibandingkan besi maupun baja.

Selain itu perhiasan perak juga dapat berubah menjadi hitam karena beberapa sebab, apakah penyebab perhiasan perak menjadi hitam :

  • Terkontaminasi keringat karena keringat yang akan merubah warna perak karena keringat kita mengandung senyawa asam
  • Terkontaminasi senyawa kimia H2O2 atau hidrogen peroksida, sebuah senyawa yang biasanya ditemukan pada pemutih pakaian, obat penghilang jamur pada kulit, obat kumur bahkan di dalam tubuh kita sendiri
  • Terkontaminasi senyawa sulfur yang merupakan senyawa yang terdapat pada beberapa bahan makanan seperti telur, bawang putih, daging merah, makanan laut dan asparagus
  • Banyaknya bahan patri pada perhiasan tersebut yang akan membuat perhiasan perak dapat berubah warna menjadi hitam dengan lebih cepat

Setelah kita mengatahui hal – hal apa saja yang dapat menyebabkan perhiasan perak menjadi hitam, kemudian berikut adalah cara menjaga perhiasan perak agar tidak cepat menjadi hitam :

1. Menghindari Bersentuhan dengan Senyawa Pemicu Hitam

Apabila Anda akan bersentuhan dengan senyawa – senyawa yang dapat membuat perak menjadi hitam seperti yang sudah disebutkan di atas maka sebaiknya Anda mencopot perhiasan perak tersebut lebih dulu. Hal ini dapat membuat perhiasan Anda menjadi awet dan tidak cepat menghitam.

2. Lakukan Perawatan dengan Rutin

Apabila Anda sering menggunakan perhiasan perak tersebut maka Anda juga harus semakin rajin melakukan perawatan dan pencucian perhiasan perak tersebut. Begitu juga bila perhiasan perak Anda disimpan pada tempat yang lembab maka Anda juga harus rutin mencucinya.

3. Bersihkan dengan Bahan Pembersih yang Sesuai

Membersihkan perhiasan perak juga haruslah menggunakan pembersih yang sesuai dan tidak akan mengoksidasi logam perak dan merusaknya. Pembersih yang dapat digunakan untuk membersihkan perak adalah larutan air garam, pasta gigi, hingga pembersih khusus untuk perhiasan perak baik berupa cairan maupun kain pembersih. Pastikan juga peralatan pembersih Anda tidak terbuat dari karet atau stainless steel karena keduanya merupakan bahan yang dapat merusak perhiasan perak Anda.

4. Simpan dengan Tepat

Setelah dibersihkan maka selanjutnya perhiasan perak harus disimpan dengan benar, Anda dapat membungkusnya dengan tisu bebas asam atau kertas anti noda atau kain flannel terlebih dahulu. Simpan pada tempat perhiasan khusus yang tidak mengandung besi anti karat, cat, serta bahan karet agar tak mengalami kerusakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s