Bahaya Gas Klorin

Bahaya Gas Klorin – Berbahayanya klorin untuk lingkungan hidup membuat masyarakat di dunia maju melakukan tekanan dan juga protes keras untuk pabrik yang memakai klorin.

Bahaya Gas Klorin
Ternyata sudah banyak perusahaan di negara maju menjadi industri yang bebas klorin. Sebab lebih sesuai dengan pasar, dan lebih efektif sebagai strategi jangka panjang, dan akan menjadi lebih ekonomis.

Klor merupakan elemen kimia biasa di cakrawala, namun gas klorin adalah hasil rekayasa dari peradaban manusia. Apabila dalam bentuk gas, klorin berwarna hijau sampai kuning sedangkan dalam bentuk cair berwarna kuning sawo.

Udara lebih ringan dari klorin, klorin diproduksi dari proses elektrolisa air asin, di simpan dalam bentuk cair maupun gas di bawah tekanan tertentu. Jadi klorin adalah bahan kimia dengan ciri – ciri yang sangat reaktif dan dapat bereaksi dengan senyawa yang lain.

Secara kimia, klorin mempunyai nama dan ciri-ciri :
1.Keluarga kimia halogen
2.Formula molekulĀ  Cl2
3.Berat molekul 70.90
4.Kepadatan gas di udara 2.47
5.Tekanan gas 4,800 mm Hg di 20 C.
6.Struktur kimia CI-CI
7.Rupa dan bau yaitu gas hijau sampai kuning, bau yang tajam, menggangu mata dan menyebabkan mata berair jika terjadi kontak di udara

Klorin yang berbentuk gas maupun cair dianggap mengandung racun yang tinggi, dan diklasifikasikan sebagai bahan kimia yang bisa menyebabkan kematian maupun cacat permanent dari pemakaian yang normal sekalipun

Nah, untuk mendeteksi kebocoran gas anda bisa menggunakan alat pendeteksi kebocoran gas. Karena alat tersebut merupakan salah satu alat yang akurat untuk mendeteksi kebocoran gas. Apabila anda ingin menggunakan alat pendeteksi kebocoran gas anda bisa membelinya di alat ukur Indonesia.

Klorin adalah bahan kimia yang terklasifikasi sebagai Extremely Hazardous Substances, atau bahan yang sangat berbahaya yang mengandung amonia, hydrogen fluorida dan juga hydrogen klorida.

Campuran gas ataupun cairan klorin dengan air, baik air hujan ataupun udara lembab, akan menghasilkan asam hydroklorik dan hypoklorous yang sangat berbahaya bagi manusia, ternak, dan juga vegetasi.

Klorin yang dalam bentuk gas ataupun cair bisa menyebabkan luka yang permanen, terutama kematian. Luka permanen tersebut terjadi diakibatkan oleh asap gas klorin. Klorin sangat berpotensi mengakibatkan penyakit di kerongkongan, hidung dan saluran kerongkongan didekat paru – paru.

Akibat akut untuk jangka pendek yaitu:
1.Pengaruh 250 ppm selama 30 menit berakibat fatal untuk orang dewasa.
2.Terjadi irritasi tinggi ketika gas tersebut dihirup dan bisa mengakibatkan kulit dan mata terbakar.
3.Apabila berpadu dengan udara lembab, asam hydroklorik dan juga hypoklorus bisa menyebabkan peradangan jaringan tubuh.

Akibat kronis untuk jangka panjang
Untuk jangka panjang gas klorin menyebabkan menjadi tua sebelum waktunya, mengakibatkan masalah dengan cabang tenggorokan, pengkaratan pada gigi dan munculnya penyakit paru – paru seperti tbc dan juga emphisema.

Advertisements